BRMP Veteriner Perkuat Kolaborasi dengan PT Caprifarmindo Laboratories untuk Lisensi Vaksin
Bogor, 30 Januari 2026 – Dalam upaya memperkuat kemandirian dan ketahanan kesehatan hewan nasional, Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Veteriner (BBPMPV atau BRMP Veteriner) menjajaki penguatan kerja sama strategis dengan PT Caprifarmindo Laboratories. Pertemuan koordinasi berlangsung di kantor BRMP Veteriner, Kamis (29/01/26), membahas percepatan dan optimalisasi lisensi vaksin veteriner.
Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Veteriner, Siswani, didampingi jajaran pimpinan teknis dan strategis BRMP Veteriner. Dari pihak PT Caprifarmindo Laboratories hadir para manajer kunci di bidang Quality Assurance (QA) dan produksi, khususnya untuk vaksin Newcastle Disease (ND) dan vaksin bakteri.
Fokus pada Vaksin Newcastle Disease (ND)
Pembahasan berfokus pada pendalaman kerja sama lisensi vaksin ND-GTT/11, sebuah vaksin penting untuk mencegah penyakit tetelo (Newcastle Disease) pada unggas. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan, kualitas, dan aksesibilitas vaksin dalam negeri yang memenuhi standar tinggi.
Langkah Strategis yang Disepakati
Sebagai tindak lanjut konkret, kedua belah pihak menyepakati beberapa langkah penting:
-
Penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Ditjen PKH: Akan disusun MoU antara Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian dengan PT Caprifarmindo Laboratories, dengan BRMP Veteriner sebagai fasilitator dan pelaksana teknis.
-
Penyusunan Naskah Kerja Sama Lisensi Baru: Tim akan segera merampungkan naskah kerja sama lisensi produksi vaksin ND-GTT/11 yang diperbarui, menyesuaikan dengan kebutuhan dan regulasi terkini.
-
Koordinasi Lanjutan: Akan dilakukan serangkaian rapat lanjutan untuk mempercepat finalisasi MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang melibatkan semua pemangku kepentingan.
Pernyataan Pejabat
Plt. Kepala BRMP Veteriner, Siswani, menegaskan bahwa sinergi dengan industri nasional seperti PT Caprifarmindo Laboratories adalah kunci strategi pemerintah dalam mencapai swasembada vaksin hewan.
"Kolaborasi ini bukan hanya tentang produksi, tetapi tentang membangun ekosistem inovasi dan kemandirian di bidang kesehatan hewan. Dengan memperkuat lisensi dan transfer teknologi, kita pastikan produk vaksin dalam negeri berkualitas tinggi dan terjangkau bagi peternak," ujar Siswani dalam rilis resmi.
Dampak yang Diharapkan
Penguatan kerja sama ini diharapkan dapat:
-
Meningkatkan Kapasitas Produksi: Mengoptimalkan produksi vaksin ND dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pasar.
-
Memperkuat Ketahanan Kesehatan Hewan: Mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat rantai pasok vaksin strategis.
-
Mendorong Inovasi: Menciptakan iklim kolaboratif antara lembaga pemerintah dan industri untuk pengembangan produk veteriner baru.
Koordinasi ini menandai komitmen berkelanjutan BRMP Veteriner dalam menjalankan perannya sebagai penggerak modernisasi dan perakitan teknologi veteriner di Indonesia, sejalan dengan amanat Kementerian Pertanian untuk mendukung pembangunan peternakan yang sehat dan berkelanjutan.